Arsip Bukan Sekadar Tumpukan Kertas

Dispeka, Selasa 25/06/2019,- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone kedatangan tamu dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka melakukan MTLHP ( Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pengawasan) melalui dana dekonsentrasi yang di sambut langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone Drs. H. A. Pahrum Pawi, M.T.P.

Persepsi sebagian besar orang ketika mendengar istilah “arsip” seringkali mengarah pada tumpukan kertas  berdebu yang disimpan dalam ruangan tertentu, biasanya arsip berupa kertas dari pelaksanaan suatu kegiatan, contohnya berupa laporan-laporan, foto kegiatan, dan surat-surat.  

Nyatanya, arsip tidak hanya berwujud kertas saja. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, arsip diartikan sebagai dokumen tertulis (surat, akta, dan sebagainya), lisan (pidato, ceramah, dan sebagainya), atau bergambar (foto, film, dan sebagainya) dari waktu yang lampau, disimpan dalam media tulis (kertas), elektronik (pita kaset, pita video, disket komputer, dan sebagainya), biasanya dikeluarkan oleh instansi resmi, disimpan dan dipelihara di tempat khusus untuk referensi; utuh pembakuan, pengaturan, dan pengawetan yang diperlukan supaya bahan arsip dapat dikenal dan disusun sebagaimana aslinya tanpa ada yang dirusak dan diubah.

Tujuan dari pengawasan ini untuk mencegah hilangnya beberapa arsip milik negara, polemik aset negara karena tidak didukung kepemilikan arsip, sulitnya menemukan kembali arsip dengan cepat dan tepat di sebuah organisasi, penumpukan arsip disembarangan tempat, pengelolaan arsip yang tidak sesuai kaidah-kaidah kearsipan merupakan permasalahan kearsipan yang sangat kompleks di republik ini.