Form Pertemuan Stekholder (Stekholder Meeting) “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial”

63

Dispeka, Rabu 07 Agustus 2019,- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone menyelenggarakan Forum   Pertemuan Stakeholder (Stakeholder Meeting) dengan tema “Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial” yang mempertemukan antara Kepala Desa dengan para pemangku kebijakan pada level pemerintah Kabupaten dan Provinsi.

Sebagaimana amanat Undang – Undang nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan dan Undang – Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah dimana Perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta kebutuhan masyarakat, maka dari itu Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menyelenggarakan program kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang memiliki tujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan kemampuan literasi yang meningkatkan kreativitas masyarakat dan mengurangi kemiskinan akses informasi.

Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berliterasi dan meningkatkan peran literasi untuk kesejahteraan, Perpustakaan Umum Daerah Kab. Bone melakukan transformasi layanan berbasis inklusi sosial. Transformasi layanan berbasis inklusi sosial merupakan pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial yang memandang perpustakaan sebagai sub sistem sosial dalam kemasyarakatan.

Kegiatan yang diikuiti oleh 5 Pemdes (Pemerintah Desa) diantaranya Desa Sumpang Minange, Desa Watu, Desa USA, Desa Ulaweng Cinnong, dan Desa Manurungnge beserta stakeholder lain dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar Kepala desa jangan ragu-ragu menganggarkan pengelolaan perpustakaan ke dalam APBDes karena telah ada payung hukum untuk hal tersebut serta menceritakan kendala yang dihadapi agar kiranya dapat diberi sebuah solusi atas kendala yang dihadapinya. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Lembaga pemerintah dan swasta, yaitu Bappeda, Dinas Pertanian, Dinas Nakertrans, UPT Balai Latihan Kerja, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi  dan Informasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi, Bank Daerah, serta Komunitas yang ada di Kab. Bone

Pada kesempatan kali ini, ditampilkan pula 4 testimoni dari penerima impact dari transformasi perpustakaan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone, yaitu:

  1. Mufida (22 thn) lulus Beasiswa  S2 di Bristol Inggris berkat mengikuti sosialisasi Beasiswa yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone;
  2. Herianto (22 thn) lulus Beasiswa S2 Airlangga Surabaya setelah mengikuti sosialisasi Beasiswa yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone;
  3. Rini Andini (20 thn) bisa kuliah berkat belajar buku keterampilan dan pemanfaatan internet gratis oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone;
  4. Asnawati (22 thn) penghasilannya bertambah setelah memanfaatkan internet dan komputer gratis oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Bone.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadir Kapolres Bone atau yang mewakili AKP. Sulaenir, Evtriana selaku Konsultan Perpusnas, Stevania Markpius selaku Pihak Ketiga dari kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan selaku pemateri Sekretaris Dispeka Drs. Bakhtiar dan Kabid. Pengembangan Perpustakaan A. Muh. Dachsal,S.E.