📝 Admin Dispeka.Bone.go.id  |  11 Juli 2025 |  📰 Berita

Fasilitasi perpustakaan dalam rangka penilaian lomba perpustakaan desa tingkat nasional

Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, menerima dan menyambut kunjungan Tim Visitasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) yang dipimpin Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas RI, Dra. Hj. Nani Suryani, M.Si., dalam rangka visitasi apresiasi perpustakaan tingkat nasional.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan penilaian atas keberhasilan Perpustakaan Mandiri Desa Bacu, Kecamatan Barebbo, yang berhasil masuk tiga besar Apresiasi Perpustakaan Umum Terbaik Desa/Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2025, sebuah capaian yang membanggakan bagi Kabupaten Bone.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bone terhadap pengembangan perpustakaan sebagai pusat literasi, pembelajaran masyarakat, dan pemberdayaan berbasis pengetahuan. Menurutnya, prestasi yang diraih Desa Bacu menjadi bukti nyata bahwa perpustakaan desa mampu bertransformasi menjadi ruang tumbuh bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Keberhasilan ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan dan memperkuat budaya baca di tengah masyarakat. Perpustakaan tidak hanya dipandang sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat kegiatan edukatif, inovatif, dan penguatan literasi masyarakat.

Desa Bacu diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa maupun kelurahan lain dalam mengembangkan perpustakaan yang aktif, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus menumbuhkan budaya literasi sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dukungan Perpusnas RI, Kabupaten Bone optimistis dapat terus mendorong kemajuan perpustakaan sebagai pusat literasi, edukasi, informasi, dan pemberdayaan masyarakat. Penguatan layanan perpustakaan, pengembangan koleksi, transformasi digital, serta peningkatan budaya baca diharapkan mampu menghadirkan layanan literasi yang semakin berkualitas demi terwujudnya masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan sejahtera.