Bidang Pengembangan Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone merupakan unsur pelaksana teknis yang mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis, pembinaan, pengembangan, pengawasan, fasilitasi, serta evaluasi penyelenggaraan perpustakaan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan budaya literasi masyarakat di Kabupaten Bone.

Pelaksanaan tugas dan fungsi Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bone berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. 

Selain itu, pelaksanaan pengembangan perpustakaan juga mengacu pada kebijakan dan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, perpustakaan berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi guna meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bone terus mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan perpustakaan melalui berbagai program strategis yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bone menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan yang meliputi pendataan dan pemetaan perpustakaan, pembinaan dan pengembangan perpustakaan, fasilitasi akreditasi perpustakaan, penguatan kelembagaan perpustakaan, pengembangan budaya baca dan literasi masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola perpustakaan, serta monitoring dan evaluasi penyelenggaraan perpustakaan di wilayah Kabupaten Bone.

Kegiatan pendataan dan pemetaan perpustakaan dilaksanakan secara berkala terhadap perpustakaan desa dan kelurahan, perpustakaan sekolah tingkat SD, SMP, MI, dan MTs, taman bacaan masyarakat, serta komunitas literasi yang berada di wilayah Kabupaten Bone. 

Pendataan tersebut bertujuan untuk memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai kondisi kelembagaan, koleksi bahan pustaka, sarana dan prasarana, layanan perpustakaan, serta sumber daya manusia pengelola perpustakaan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pengembangan perpustakaan yang lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.

Bidang Pengembangan Perpustakaan juga melaksanakan pembinaan perpustakaan melalui kegiatan sosialisasi, supervisi, bimbingan teknis, pendampingan, serta fasilitasi pengelolaan perpustakaan sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP). 

Pembinaan tersebut dilakukan guna meningkatkan mutu layanan perpustakaan agar mampu berkembang menjadi pusat belajar masyarakat yang aktif, inovatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi serta kebutuhan masyarakat di era transformasi digital.

Dalam mendukung kebijakan nasional di bidang literasi, Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bone turut melaksanakan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang merupakan program prioritas nasional dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. 

Program ini bertujuan mendorong perpustakaan agar tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat, ruang kolaborasi, pusat informasi, serta sarana pemberdayaan masyarakat berbasis literasi dan pengembangan keterampilan.

Pelaksanaan Program TPBIS diwujudkan melalui kegiatan pelatihan, advokasi, bimbingan teknis, dan pendampingan kepada pengelola perpustakaan desa, perpustakaan sekolah, serta komunitas literasi. Melalui pendekatan inklusi sosial tersebut, perpustakaan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan pengembangan potensi lokal masyarakat Kabupaten Bone.

Selain itu, Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bone juga melaksanakan pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) sebagai bagian dari evaluasi pembangunan literasi daerah. 

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat budaya baca masyarakat, akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan informasi, serta efektivitas program pengembangan perpustakaan dan literasi yang telah dilaksanakan.

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme pengelola perpustakaan, Bidang Pengembangan Perpustakaan secara berkelanjutan melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, workshop, bimbingan teknis, serta pembinaan pengelolaan perpustakaan. 

Upaya tersebut dilakukan agar pengelola perpustakaan mampu memberikan layanan yang profesional, inovatif, dan sesuai dengan standar pelayanan perpustakaan dan kebutuhan masyarakat.

Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bone juga terus mendorong penguatan jejaring dan kemitraan dengan pemerintah desa, satuan pendidikan, komunitas literasi, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pengembangan budaya baca dan literasi masyarakat. 

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem literasi yang kuat, aktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Bone.

Melalui pelaksanaan program pengembangan dan pembinaan perpustakaan yang terintegrasi, Bidang Pengembangan Perpustakaan Kabupaten Bone diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan literasi daerah, meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pengetahuan, serta mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Bone yang cerdas, literat, unggul, kreatif, dan berdaya saing.

Data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ( IPLM ) & Tingkat Kegemaran Membaca ( TGM ) Tahun 2021 - 2025

NOMOR JENIS DATA NILAI INDIKATOR TAHUN LINK DATA
1
2020
2
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ( IPLM )
2021
3
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ( IPLM )
4,97
2022
4
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ( IPLM )
80,02
2023
5
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ( IPLM )
77,50
2024
6
Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat ( IPLM )
17.25
2025
7
Tingkat Kegemaran Membaca ( TGM )
2020
8
Tingkat Kegemaran Membaca ( TGM )
2021
9
Tingkat Kegemaran Membaca ( TGM )
63,66
2022
10
Tingkat Kegemaran Membaca ( TGM )
2023
11
Tingkat Kegemaran Membaca ( TGM )
69,45
2024
12
Tingkat Kegemaran Membaca ( TGM )
59.67
2025